101 Brilliant Things For Kids to do With Science

101 Brilliant Things For Kids to do With Science

B. Indonesia Kucing dan Beruang
Dahulu kala nenek moyang Kucing dan Beruang adalah dua sahabat karib yang salalu berbagi. Kemana-mana mereka selalu bersama. Pada suatu ketika, Beruang mengutarakan keinginannya untuk belajar memanjat kepada Kucing. Kucing pun menyanggupi permintaan Beruang dan mencari pohon tinggi untuk Beruang.
"Wang, ini, lho, pohon yang cocok untuk kamu belajar memanjat," kata Kucing.
"Pohon yang mana saja, cing, yang penting aku bisa memanjat," kata
Kucing.
Lalu, Kucing pun memberi contoh kepada Beruang cara memanjat pohon tersebut.
"Kuku-kukumu harus mencengkeram kuat batang pohon ini. Kau akan bisa memanjatnya, Wang! kata Kucing.
"Cukup teorinya Cing. Sekarang, kamu turun. Giliran aku yang memanjat!" kata Beruang.
Kucing pun segera turun. Beruang lalu segera memanjat dan ternyata dengan gampangnya ia dapat mencapai puncak pohon. Namun, sesampainya di atas, ia bingung untuk turun. "Cing, bagaimana cara turunnya?" tanya Beruang.
Belum sempat berkata apa-apa, tiba-tiba terlihat sosok Serigala yang siap mengejar Kucing dari balik rimbunan semak belukar. Kucing pun segera berlari meninggalkan Beruang yang kebingungan.
Merasa dipermainkan, Beruang pun marah dan berkata, "Awas kamu Cing! Tidak akan kumaafkan! Kamu akan selalu kuincar tanpa sisa! Bahkan, kotoranmu pun akan kumakan!" Beruang pun turun dengan menjatuhkan dirinya sambil tetap memeluk pohon. Oleh sebab itu, kosampai sekarang ika Kucing buang kotoran, ia akan membuat lubang dan menutupnya kembali. Hal itu dilakukan agar kotorannya tidak dimakan Beruang. Sementara itu Beruang bisa memanjat pohon, tetapi ketika turun ia akan memerosotkan badannya ke bawah.

tentukan ide pokoknya​

Kucing dan Beruang
Dahulu kala nenek moyang Kucing dan Beruang adalah dua sahabat karib yang salalu berbagi. Kemana-mana mereka selalu bersama. Pada suatu ketika, Beruang mengutarakan keinginannya untuk belajar memanjat kepada Kucing. Kucing pun menyanggupi permintaan Beruang dan mencari pohon tinggi untuk Beruang.
"Wang, ini, lho, pohon yang cocok untuk kamu belajar memanjat," kata Kucing.
"Pohon yang mana saja, cing, yang penting aku bisa memanjat," kata
Kucing.
Lalu, Kucing pun memberi contoh kepada Beruang cara memanjat pohon tersebut.
"Kuku-kukumu harus mencengkeram kuat batang pohon ini. Kau akan bisa memanjatnya, Wang! kata Kucing.
"Cukup teorinya Cing. Sekarang, kamu turun. Giliran aku yang memanjat!" kata Beruang.
Kucing pun segera turun. Beruang lalu segera memanjat dan ternyata dengan gampangnya ia dapat mencapai puncak pohon. Namun, sesampainya di atas, ia bingung untuk turun. "Cing, bagaimana cara turunnya?" tanya Beruang.
Belum sempat berkata apa-apa, tiba-tiba terlihat sosok Serigala yang siap mengejar Kucing dari balik rimbunan semak belukar. Kucing pun segera berlari meninggalkan Beruang yang kebingungan.
Merasa dipermainkan, Beruang pun marah dan berkata, "Awas kamu Cing! Tidak akan kumaafkan! Kamu akan selalu kuincar tanpa sisa! Bahkan, kotoranmu pun akan kumakan!" Beruang pun turun dengan menjatuhkan dirinya sambil tetap memeluk pohon. Oleh sebab itu, kosampai sekarang ika Kucing buang kotoran, ia akan membuat lubang dan menutupnya kembali. Hal itu dilakukan agar kotorannya tidak dimakan Beruang. Sementara itu Beruang bisa memanjat pohon, tetapi ketika turun ia akan memerosotkan badannya ke bawah.

tentukan ide pokoknya​

Jawaban:

Dahulu kala nenek moyang Kucing dan Beruang adalah dua sahabat karib yang salalu berbagi. Kemana-mana mereka selalu bersama.

Penjelasan:

Cara mencari ide pokok itu dengan melihat gagasan utamanya. Yaitu, kalimat terpenting dalam sebuah paragraf. Biasanya di awalnya.

[answer.2.content]